SUKAMARA – Pemerintah Kabupaten Sukamara menggelar kegiatan pasar murah menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri 1447 H/2026 M di Pasar Saik. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Sukamara, Masduki, sebagai upaya membantu masyarakat mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menekan laju inflasi daerah.
Bupati Sukamara Masduki mengatakan, pasar murah merupakan kegiatan berbasis perdagangan komoditas pangan yang dijual langsung kepada masyarakat dengan harga yang telah disubsidi oleh pemerintah daerah. Program tersebut menjadi salah satu langkah konkret pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi di Kabupaten Sukamara pada tahun 2026.
“Menjelang Hari Raya Idulfitri biasanya terjadi peningkatan kebutuhan masyarakat terhadap bahan pokok, sehingga pemerintah daerah perlu hadir untuk membantu masyarakat agar tetap dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari,” kata Masduki.
Pada pelaksanaan pasar murah menjelang Idulfitri tahun ini, Pemerintah Kabupaten Sukamara menyiapkan sebanyak 2.343 paket bahan pokok yang akan didistribusikan kepada masyarakat di 29 desa dan 3 kelurahan di wilayah Kabupaten Sukamara. Khusus untuk desa dan kelurahan di Kecamatan Sukamara, jumlah paket yang disiapkan mencapai 1.115 paket.
Setiap paket pasar murah tersebut berisi beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, serta minyak goreng 2 liter. Jika dihitung berdasarkan harga normal di pasaran, nilai paket tersebut mencapai sekitar Rp148.000.
“Namun melalui program pasar murah ini, masyarakat hanya perlu membayar Rp20.000 per paket, sehingga Pemerintah Kabupaten Sukamara memberikan subsidi sebesar 86,49 persen dari harga normal,” bebernya.
Selain itu, Masduki mengatakan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk mencegah serta mengantisipasi potensi guncangan ekonomi dan kerentanan sosial di masyarakat agar kebutuhan hidup masyarakat tetap terpenuhi, khususnya menjelang hari besar keagamaan nasional.
“Saya berharap kegiatan pasar murah tersebut dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok di daerah, khususnya menjelang perayaan Idul fitri,” tandasnya.




